Text
Komunitas Tionghoa di Surabaya
Benarkah stereotip yang mengatakan bahwa golongan Tionghoa, sebagaimana dicitrakan oleh mesin propaganda Orde Baru, hanyalah sekumpulan oportunis yang menginginkan kekayaan tanpa prinsip dan tidak punya kepedulian apapun terhadap masyarakat dan politik di sekitarnya?
Buku ini mengingatkan kita kembali militansi komunitas Tionghoa.
Banyak kenyataan sejarah yang ditutup-tutupi atau secara tak sengaja terlupakan masyarakat kita dibuka [oleh buku ini], dan memang sudah saatnyalah diingatkan kembali kepada masyarakat. Andjarwati dengan
cermat dan teliti menggali berbagai sumber dalam literatur maupun ingatan seorang informan serta berita-berita surat kabar dan majalah masa itu, sehingga muncul suatu kisah yang hidup mengenai zaman awal republik kita dan peran golongan Tionghoa yang tidak kecil.
Sesudah membaca buku ini kita akan semakin yakin bahwa dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, berbagai golongan ikut serta secara heroik dan militan, sementara ada juga golongan yang lebih mempertaruhkan nasibnya pada kembalinya rezim. kolonial, termasuk golongan Bumiputra. Nasionalisme yang kompleks dan inklusif kiranya dapat memproses kerumitan kenyataan ini.
Tidak tersedia versi lain