Pendirian Kabupaten Parigi Moutong pada 2002 berdasarkan Undang-Undang nomor 10 tahun 2002 tentang pembentukan Kabupaten Parigi Moutong yang dimuat dalam Lembaran Negara tahun 2002 nomor 23, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4185 dan gubernur menugaskan Longki Janggola sebagai Pejabat Bupati Sementara Kabupaten Parigi Moutong dan Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong pada 2002 dip…
Di masa awal rezim Orde Baru, Djohan akhirnya lebih banyak bergelut di dunia bisnis. Dia ingin membangun kekuatan ekonomi. Sebab menurut Djohan masyarakat yang selamat dalam perubahan politik adalah mereka yang sebagian besar memiliki kemampuan atau basis ekonomi yang baik. Tahun 1967-1971, Djohan Hanafiah menjadi Representative Area Sumatra for CIBA-GEIGY. Selanjutnya pindah menjadi Sales M…
Aceh yang tidak otonom sama dengan Indonesia yang tidak berdaulat” merupakan pernyataan Hasan Saleh dalam bukunya, Mengapa Aceh Bergolak [Bertarung Untuk Kepentingan Bangsa dan Bersambung Untuk Kepentingan Daerah]. Buku ini diterbitkan oleh Pustaka Utama Grafiti, Jakarta, tahun 1992. Pernyataan itu disampaikan setelah sebelumnya ia menjabarkan beberapa sebab pemberontakan Darul Islam/Tenta…
Gus Dur berupaya terus memperjuangkan demokrasi dengan dasar pandangan nasionalismenya yang berbeda dengan gagasan sementara pemimpin partai politik maupun tentara saat ini. Demokratisasi adalah demokratisasi, bukan perebutan kekuasaan. Buku ini merupakan versi baru dari buku Gus Dur yang telah kami terbitkan beberapa tahun sebelumnya, dengan judul Kumpulan Kolom dan Artikel Abdurrahman Wahid s…
Sejarah mencatat, bahwa gerakan kaum buruh memberikan warna dalam pereaturan politik dunia dan pemerintahan suatu Negara. Gerakan buruh di Indonesia yang direpresentasikan oleh kehadiran sarikat buruh-sarikat buruh merupakan salah satu garda terdepan dalam perjuangan kaum nasionalis pada masa Pergerakan Nasional (1908-1942). Gerakan buruh di Indonesia menjadi bibit yang tumbuh dan berkembang se…
Corak pemerintahan Sultan Agung mencerminkan watak otokrasi timur khas Jawa. Kendali kuasa ada di tangan Susuhunan, dan segala sumber dana harus dialirkan semaksimal mungkin ke istana. Aparat militer, dengan gaya tempur dan tumpasnya yang ampuh, senantiasa dikombinasikan dengan upaya legitimasi yang bersumber dari budaya keagamaan. Untuk menanggulangi ketidakstabilan, alam gaib dibujuk dengan u…
Judul asli : The Swordless Samurai : Leadership Wisdom Of Japan's Sixteenth Century Legend
Buku setebal 177 halaman ini merupakan semacam rekaman perjalanan karier mantan Sekwida Polmas 1982-1991 selaku buku bupati Wajo. Sejumlah program sempat direalisasikan kemudian menjadi semcam kenangan bagi orang Wajo dalam kurun waktu lima tahun menjadi bupati Hasil kerja yang sempat menjadi kenangan termasuk di antaranya membangu terminal Callacu, tanam bakau sepanjang pantai, menebar seju…
Pemberontakan DI/TII Sulawesi Selatan dipelopori oleh Kahar Muzakar dengan nama Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS). Konflik terjadi ketika Kahar Muzakar menginginkan KGSS untuk bergabung dengan Angkatan perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) namun ditolak oleh pemerintah pusat.
Banyak kontroforsi seputar tokoh yang terkenal di Ahmadiyah. Namun, buku yang satu ini ingin memaparkan Ghulam Ahmad yang selalu dituduh “telah keluar dari Islam”, karena menolak Jihad sebagai peperangan fisik (qital). Padahal dialah penganjur utama jihad besar dan terbesar berjuang dengan damai lewat pena dan menganjurkan melawan nafsu kemurkaan manusia.
Wolter Mongisidi adalah tokoh pejuang, figur yang sudah kita kenal lewat rekaman sejarah. Perjuangannya murni dan konsekuen. Ia seorang pemuda pemberani, teguh iman, disiplin, dan baik hati. Juga dia seorang berjiwa seni seperti halnya Bung Karno. Wolter pernah menulis sejumlah sajak. Sajaksajak tersebut menyajikan konflik batin yang hebat, perjuangan jiwa saat menanti eksekusi; sajak-saj…
Islam adalah agama revolusioner. Ini dibuktikan dengan dibolehkannya kawin campur, antara laki-laki Muslim dengan perempuan ahl alkitab. Revolusi itu mesti diteruskan, sehingga pernikahan beda agama tak lagi menjadi soal”.
Wilayah Sulawesi Selatan memang kaya dengan sosok raja dan pejuang. Buku ini menghadirkan sejumlah profil raja dan pejuang yang layak untuk dikenal. Mereka mempunyai karakter, wawasn, dan visi kearifan dan kejuangan.
Kepemimpinan Andi Pangerang Petta Rani sangat sederhana. Tidak mau menggunakan kekuasaan untuk hidup mewah atau menjadikan jarak pemisah dengan rakyat yang dipimpinnya. Ia juga tidak senang kalau ada rakyatnya yang memberikan hadiah tanpa diketahui asal kebenarannya. Walaupun sipemberi itu melakukannya secara ikhlas, tetapi bagi Andi Pangerang Petta Rani, kebiasaan menerima hadiah seperti it…
Siapa gerangan Ronggong daeng Romo adalah seorang pemimpin pergerakan rakyat Indonesia dalam masa penjajahan Belanda dan Jepang.Dia adalah seorang pahlawan Nasional Indonesia dari bumi Takalar.Dia rela berkorban demi mencapai dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.Dalam diri Ranggong Daeng Romo mengalir darah pejuang.Dia dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan pejuang.Kisah tentang perjuan…
Pergerakan karaeng Bontolangkasa yang dimulai dari 1 Manggorai daeng Mameta Sultan Nuruddin. Kemudian dilanjutkan karaeng Bontolangkasa yang bernama 1 Tepu karaeng Daeng Parabbung raja Gowa ke 13.
Perjalanan hidup presiden Soeharto selama 70 tahun, yang bermula di sebuah desa kecil dan memuncak di ibukota negara kita memang memperlihatkan jenjang-jenjang peranan yang penuh pengabdian kepada bangsa dan negara ini. Esensi tujuan hidup beliau adalah pengabdian dan bukan popularitas, padahal menetapkan pilihan yang demikian bukanlah suatu hal yang mudah, Beliau bahkan tidak hanya sekedar mem…
Buku ini diterbitkan oleh Forum Indonesia Satu (FIS) untuk mengenang almarhum Mas Zamroni yang wafat sepuluh tahun lalu. Forum Indonesia Satu mempunyai program untuk menerbitkan buku riwayat hidup para tokoh Nahdlatul Ulama yang mempunyai prestasi tetapi terlupakan. Buku ini diberi judul "ZAMRONI, TOKOH KUNCI ANGKATAN 66". Tentu Mas Zam (begitu kami biasa mema- nggilnya) bukan satu-satunya toko…
Indeks Bibliografi : hlm. 254-262
Penegakan Kemerdekaan tanah air, jelas merupakan kontribusi tak ternilai dari berbagai perjuangan yang telah dilakukan oleh berbagai Etnis bangsa Indonesia. Diantara sekian banyak etnis itu, peran dan sumbangan Tokoh-tokoh Indonesia yang berasal dari Minangkabau telah turut memberi andil besar bagi keberhasilan perjuanganitu. Mereka telah ikut serta berjuang mengorbankan segala-galanya untuk…
Universitas Hasanuddin didirikan tahun 1956. Dalam perjalanannya yang panjang dan berliku, ia telah mampu mengukuhkan dirinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang terbesar dan bergengsi di belahan Indonesia bagian timur. Ribuan alumni yang berkualifikasi S1 serta ratusan yang bergelar master, doktor, dan guru besar yang telah dihasilkannya. Sebagian di antara mereka merupakan tokoh-tokoh be…
Sosok Bacharuddin Jusuf Habibie melekat pada Bangsa Indonesia sebagai teknologiwan yang memungkinkan Indonesia membuat pesawat terbang, sebuah teknologi tingkat tinggi. Apa yang dilakukan Habibie dan timnya sempat mengharumkan nama bangsa dan menaikkan gengsi bangsa ini di kancah dunia. Habibie menjadi idola bagi para remaja, menjadi idam-idaman para orang tua supaya anak-anaknya mengikutijejak…
Buku ini menyajikan tafsiran yang lain tentang sejarah Sumatra Timur Laut sampai Perang Dunia II. Walaupun sumber-sumber sejarah prakolonial mengenai kawasan itu tidak banyak, telah ditunjukkan bahwa sebenarnya masyarakat di pedalaman dan masyarakat di tepi laut bukan dua satuan etnis yang bertentangan. Sebaliknya keduanya adalah golongan-golongan sosial bergantung satu sama lain, sejak setidak…
Sejarah lokal – yaitu keping-keping sejarah nasional Indonesia – dapat digali dari berbagai sumber, antara lain dari naskah-naskah kuno dalam beberapa bahasa daerah. Ternyata, banyak kerajaan di masa lampau mempunyai tradisi penulisan sejarah sendiri. Di Kerajaan Bima, Pulau Sumbawa, NTB, naskah-naskah sejarah itu berlimpah, yang kini perlu diselidiki dan diterbitkan, agar memperluas visi k…
Lima tokoh Bugis dalam buku ini memiliki talenta dalam menghiasi wajah Indonesia. Reputasi Andi Aziz teruji dalam medan tempur di Eropa saat PD II. Ini menjadi referensi Belanda untuk kemudian meminangnya. Dialah tokoh pendukung federalisme ciptaan Van Mook, yang menentang kehadiran APRIS lewat pertempuran. Bahar Mattalioe adalah tokoh pendukung pemerintah. Setelah lama mendampingi Qahhar Mu…
Makassar memang memiliki sejumlah keistimewaan. Selain bekas pusat kekuasaan kerajaan kembar Gowa-Tallo, juga memiliki aneka tinggalan bersejarah yang mendukung dijadikan brand image, sehingga tidak berlebihan jika mendapat predikat daerah istimewa. Menyadari pentingnya identitas bagi kota Makassar, buku ini menyajikan gagasan revitalisasi kota lama. Dengan menconton beberapa kota ternama…
Prof. Mr. Sunario: Buku ini memuat uraian-uraian dan gagasan-gagasan me-ngenai perjuangan bangsa Indonesia selama beberapa abad melawan penjajahan asing. Lewat tulisannya, penulis juga mengungkapkan imbauan-nya agar - demi suksesnya tugas mewujudkan cita-cita nasional • - masyarakat hendaknya mengambil sebagai contoh dan suri tauladan, sikap dan perilaku para pejuang dan para pelaku politik…
Bulukamba merupakan salah satu wilayah yang terletak di bagian Provinsi Sulawesi Selatan yang sangat kaya dengan ragam tradisi yang khas dan menegaskan eksistensinya sebagai sebuah daerah yang berbeda secara kultural dengan daerah lainnya. Selain perahu tradisional Pinisi yang unik dan berbagai kawasan wisata pantai, Bulukumba juga memiliki satu daerah yang menjadi andalan wisata pemerintah dan…
buku ini berisi mengenai kasus-kasus politik dan kekerasan yang ada di BALI
Setelah diputuskan bahwa perjuangan nnelawan Belanda harus dengan bergerilya, maka Andi Cammi, Pimpinan Lasykar Ganggawa melakukan perjalanan ke Latappareng. Di tempat ini. diperoleh kabar, Sulewatang Pogi dari Wajo dan Andi Sapada Watte mencari hubungan dengan Andi Cammi. Kedua tokoh ini diketahui mempunyai senjata api dan pro Republik. Maka Andi Cammi menuju Wette'E untuk mencari Andi Sapada …
Pertempuran Pandang Pandang yang meletu» 5 April 1950 merupakan momentum penting yang tidak bisa lepas dari peristiwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan sebelum dan sesudah tahun 1950. Buku ini merupakan ramuan sederhana berdasarkan penuturan langsung para pelaku sejarah pertempuran Pandang-pandang. Tak lain bertujuan untuk mewariskan nilai-nilai kejuangan kepada generasi bangsa Indonesia, …
Budi Utomo Cabang Betawi merupakan uraian sejarah kaum pergerakan Indonesia dalam usaha menghimpun kekuatan. Berbagai peristiwa otentik dalam buku ini memberikan gambaran latar belakang kelahiran Budi Utomo, khususnya cabang Betawi. Buku ini membahas Budi Utomo dengan pendekatan ilmiah sejarah terhadap pertumbuhan, kedudukan dan peranan organisasi itu didalam pergerakan nasional maupun di tenga…
buku ini membicarakan awal masa pemerintahan Mangkurat I yang dinobatkan menjadi Sunan Mataram, menyusul kematian sultan agung. mewarisi kebesaran mataram dari pendahulunya, mangkurat pun menganggap dirinya sebagai penguasa tertinggi di seantero nusantara. dalam kenyataan nya, kekuasaan politik mataram justru menciut, mengapa? dikisahkan antara lain karena sang raja memetingkan politik mercu su…
Di dalam buku terjemahan ini, mengisahkan heroisme rakyat Aceh tersebut dalam menghadapi penjajahan. Salah satu peristiwa yang pernah terjadi di tanah air kita adalah Perang Aceh yang berlangsung sampai 40 tahun lamanya. Meskipun di dalam konteks keindonesiaan yang lebih luas peristiwa itu mungkin dianggap sekadar peristiwa lokal, sesungguhnya Perang Aceh mempunyai arti penting dalam sejarah ko…
Kehidupan itu bermula di lokasi segi tiga bukit; Finsemouni Ussu, dan Cerekang, kurang lebih seribu tahun silam. Bila dilihat dari bentangan peta dunia, maka secara geografis berada pada pusat bumi. Jejak kehidupan mereka, meninggalkan sepertiga wilayah Sulawesi meliputi Poso, Kolaka, Cenrana, Pegunungan Latimojong sebagai Wilayah inti dari Luwu tempo dulu, Kini Luwu telah banyak berubah. Sejar…
Sejarah rempah berhubungan erat dengan sejarah kolonialisme. Karena rempahlah bangsa Portugis, Spanyol dan akhirnya Belanda datang ke Nusantara. Seluruh narasi sejarah tentang kolonıalisme dibangun di atas motif pengambilalihan dan monopoli akses untuk tiga komoditas mewah: pala, lada dan cengkeh. Apabila lahirnya kebangsaan Indonesia mesti ditempatkan sebagaİ jawaban terhadap kolonialisme, d…
Buku ini secara komprehensif menampilkan analisis dan tafsir atas naskah Nagarakretagama yang selama ini dijadikan rujukan penulisan sejarah Majapahit. Buku ini melacak secara kronologis penemuan naskah Nagarakretagama. Selain itu juga membahas latar belakang penulis, Mpu Prapanca dan latar belakang penulisan karya penting ini,juga kontroversi seputar isi dan keabsahannya sebagai karya sastra y…
Mungkin kehidupan perempuan di Saudi sudah cukup mulai terungkap. Tapi, perjalanan Qanta-seorang muslimah Pakistan yang sempat kuliah di Inggris dan Amerika-ke Kerajaan Saudi kali ini mengungkapkan lebih banyak fakta baru mengenai nasib kaum perempuan di sana. R it selama kunjungannya menghasilkan kisah perjalanan ke suatu dunia yang rumit-dunia yang ; mungkin akan membuat para pembaca tercenga…
Benarkah stereotip yang mengatakan bahwa golongan Tionghoa, sebagaimana dicitrakan oleh mesin propaganda Orde Baru, hanyalah sekumpulan oportunis yang menginginkan kekayaan tanpa prinsip dan tidak punya kepedulian apapun terhadap masyarakat dan politik di sekitarnya? Buku ini mengingatkan kita kembali militansi komunitas Tionghoa. Banyak kenyataan sejarah yang ditutup-tutupi atau secara tak s…
JURNAL SEJARAH merupakan kelanjutan sejer yang diterbitkan oleh Masyarakat Sejarawan Indonesia Jurnal ini merupakan media untuk saling tukar pandang dan informasi di kalangan cendekiawan, sarjana, dan peminat sejarah, sebagai upaya mengembangkan dan meningkatkan ilmiah di bidang sejarah
Menurut John D. Legge, ada tiga perempuan yang paling berpengaruh dalam periodisasi hidup Sukarno. Selain Sarinah dan Inggit Garnasih, setelah revolusi Indonesia, perkawinan Sukarno dengan Siti Suhartini (Hartini) telah membuka fase baru yang lebih mantap baik dalam kehidupan pribadi maupun politiknya. Hartini di masa itu mampu menjadi daya psikohistoris bagi Sukarno. Perkawinan Sukarno dengan…
Bagaikan lingkaran setan. Sangat kompleks dan pelik. Itulah gambaran umum persoalan yang menggelayuti pendidikan dasar dan menengah kita. Masalah-masalah klasik seperti pemerataan kesempatan, peningkatan mutu, peningkatan relevansi, hingga bagaimana mengelola pendidikan secara efisien, efektif, dan akuntabel,sampai sekarang masi terus mendera. Ketika Indra Djati Sidi diangkat menjadi Direktur…
Asia memonopoli inovasi dan berjaya dalam segala bidang; ekonomi, iptek, politik, dan menguasai jaringan kunci yang membentang dari, Arab hingga India dan dari Cina hingga Hindia. Selamat menyelami dunia yang gemilang! "Buku ini benar-benar mengalir, enak dibaca, dan sanggup menggambarkan kegemilangan Asia dengan baik." -Associated Press "Membaca buku ini seperti berpetualang dari satu temp…
Buku ini merupakan uraian yang menggambarkan tentang bagaimana para leluhur orang Jawa pada zaman dahulu kala menyusun konsepsi spiritualnya dalam melakukan proses penaburan benih anak manusia generasi penerusnya sendiri. Proses itu diatur sedemikian rupa agar bisa melahirkan generasi penerus yang berkualitas unggul. Kualitas unggul yang dimaksud adalah unggul di semua bidang kehidupan, memili…
Jakarta identik dengan kekerasan. Ada kekerasan negara yang sohor semacam peristiwa 1965, Malari 1974, penembak misterius, kerusuhan massal 1998. Atau kekerasan yang terjadi sehari-hari semisal perampokan, penodongan, pemerasan, pencopetan, pengeroyokan, tawuran. Buku ini menganalisa bagaimana kekerasan melingkupi berbagai wilayah Jakarta, dari yang paling aman sampai yang paling rawan, dari ya…
Buku ini berbicara lengkap tentang kepariwisataan dan perjalanan, dua hal yang saling melengkapi dan memengaruhi. Diawali dengan bahasan tentang kepariwisataan, buku ini membicarakan perkembangan dan pengertian pariwisata beserta sistemne ara tataran mikro dan makro, sampai pada pemasaran dan pe garuhnya terhadap perekonomian.
Pemberontakan atau apa pun namanya selalu ber- niat hendak mengubah sistem sosial budaya yang sudah mapan -- tentu saja karena ia sudah dianggap barang merugikan atau tidak lagi selaras dengan aspirasi .. secara tidak sah ketimbang mengikuti jalur hukum yang berlaku, serta lebih mencuatkan karakter yang beringas ketimbang tampang damai seperti reformasi, atau dengan cara paling lunak umpama …